Kamis, 25 November 2010


PELAYAN KESEHATAN BERKAITAN DENGAN SOSIAL BUDAYA
1.      Aspek sosbud yang berhubungan dengan kesehatan anak
2.      Askpek sosbud yang berhubungan dengan kesehatan Ibu
3.      Hubungan  aspek sosial terhadap pembangunan kesehatan
4.      tujuan pembangunan masyarakat dalam bidang kesehatan
5.      nilai2 filosofi dalam pembangunan
6.      faktor pndorong & penghambat pembangun aspek sosbud pada setiap perkawinan
7.      aspek sosbud pada setiap trimester kehamilan
8.      aspek sosbud selama persalinan kala 1,2,3
9.      aspek sosbud dalam masa nifas
10.  aspek sosbud yang berkaitan dengan bayi baru lahir
11.  cara-cara pendekatan sosbud dalam praktik kebidanan melalui agama
12.  pendekatan melalui kesenian tradisional
13.  pendekatan melalui kesenian tradisional
14.  'pendekatan melalui paguyuban & sistem banjar (bali)
1.ASPEK SOSBUD YANG BERHUBUNGAN DENGAN KESEHATAN ANAK DAN IBU

            Bidan Sebagai ujung Tombak berperan besar dalam KIA,kesehatan Ibu dan anak.
Menjadi seorang Bidan bukanlah pekerjaan yang ringan.Pelayanan Kesehatan bidan dimasyarakat tak lepas dari Sosial Budaya Setempat.Bidan Dituntut beradaptasi dan menyesuaikan dirinya dimanapun ia bertugas.Senantiasa memerhatikan norma dan etika kesopanan dalam bertugas.bagaimanakah pelayanan bidan di Indonesia khususnya Di Indonesia. Seperti yang kita tahu angka kematian Ibu dan Anak Indonesia masih tertinggi di Asean sampai saat ini, menurut
 , angkanya berkisar 307 per 100.000 kelahiran hidup dan angka kematian bayi (AKB) 35 per 1.000 kelahiran hidup. "Itu berarti setiap tahun ada 13.778 kematian ibu atau setiap dua jam ada dua ibu hamil, bersalin, nifas yang meninggal karena pelbagai penyebab,"   Apakah kaitan Sosial budaya yang mengakibatkan hal tersebut, Apakah bidan sudah memenuhi kompetensinya bahwa bidan harus bisa menyesuaikan diri dengan lingkungan (sosial Budaya dimanapun ia ditugaskan.

            Ada baiknya kita teliti ulang bagaimana Kualitas dan kuabtitas pelayanan bidan Saat selama ini, terhadap Bayi dan Ibu pada khususnya.banyak ekali di pedalaman ataupun Pedesaan bayi kurang gizi, penyakit penyakit karena kekurrangan nutrisi. Disebabkan oleh Keterbatasan didalam pemenuhan kebutuhan Baik Ekonomi maupun tingkat Pendidikan masyarakat, jauhnya tempat pelayanana Kesehatan di Desa, mahal biaya transport, Obat,Vitamin untuk Ibu Hamoil menjadi alas an utama mengapa Mereka mengalami hal hal tragis,seperti Gizi buruk, baik pada Ibu maupun pada Anak.

            Pola Pemikiran Masyarakat juga Penting dalam Hal ini , Pengetahuan ikut mempengaruhi Penjagaan kesehatan pada diri seseorang , Seiring perkembangan IPTEK, sebagian kecil,katakanlah, dapat menembus ruang dan waktu,sementara disana disebuah hutan,terbaring lemah wajah wajah sayu, Penyakit menggerogoti mereka.janagankan mengobati, tau penyakitnya saja tidak. Tingkat pengetahuan Di Indonesia sungguh sangat kentara sekali terlihat senjang , Di Indonesia  “uang yang berbicara “istilahnya. Padahal hal ini adalah Pondasi yang sanagat mendasar yang harus dimiluiki oleh Masyarakat.
           
Pengetahuan yang buruk ,lingkungan ,tempat ekonomi rendah membuat sebagian banyak orang menjadi manusia yang berkebiasaan buruk,barang jadi Dia mngerti tentang kesehatan akan tetapi Dia malas untuk melakukan hal tersebut, mungkin karena tak di obati, ataupun alas an ekonomi.

lalu bagaimana Peran bidan disini ,untuk mencegah hal hal tersebut tidak terjadi , erutama untuk meningkatkan kesehatan Ibu Dan Anak , baik dalam masalah ekonomi, pendidikan dan Kebiasaan :
 :
  1. keterbatasan ekonomi  bisa diatasi dengan memberdayakan ibu-ibu yang berada di desa agar dapat menghasilkan ketrampilan yang bisa membuahkan hasil dan buahnya.hal itu dilakukan untuk membuat perempuan bisa membantu suaminya untuk memenuhi kebutuhan keluarga.
  2. Pendidkan/pengetahuan yang kurang dapat Diatasi dengan Penyuluhan Penyuluhan Tentang kesehatan untuk masyarakat, kita dapat pula mengajak teman seprofesi jkesehatan missal Dokter untuk meberikan Pengetahuan dan kesadaran akan urgency Kesehatan Di dalam kehidupan manusia.
  3. Keebiasaan yang buruk adalah hal yang paling sulit untuk di laksanakan,karena Kebiasaan memberikan dampak yang negative  yang telah mendarah daging, Diperlukan usaha yang Gigih bagi kita untuk membuat orang orang tersebut sadar kesehatan dan meninggalkan Pola hidup sehat.misalnya saja conyoh Pipis di sungai,hal ini sungguh sanagat meresahkan.
  4. Meningkatkan Gizi , Diadakan Imunisasi untuk menjaga bayi terkena infeksi
  5. Pembagian Vitamin.
  6. Khusus untuk Ibu adalah menjaga Kesehatan dan KB.

Picture Pembahasan :